ALLAH ADALAH API YANG MENGHANGUSKAN, TIDAK LAGI!

Seorang penentang terkemuka pesan kasih karunia berkata, “Siang dan malam, kita melayani Tuhan berdasarkan kasih, terpesona oleh kemurahan dan kebaikanNya, berendam dalam lautan kasih karuniaNya. Tapi kita tahu Ia adalah Allah yang berkuasa dan kudus, jadi jangan macam-macam dengan Dia”.

Tampaknya persepsi orang ini tentang takut akan Allah berdasar pada frase ‘Allah adalah api yang menghanguskan’.

Mari kita melihat frase ini pada konteksnya.

Ibrani 12:28-29
Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut. Sebab Allah kita adalah api yang menghanguskan.

Sekarang perhatikan ini.

Keluaran 24:17
Tampaknya kemuliaan Tuhan sebagai api yang menghanguskan di puncak gunung itu pada pemandangan orang Israel.

Gunung apa? Gunung Sinai!

Keluaran 24:15-16
Maka Musa mendaki gunung dan awan itu menutupinya. Kemuliaan Tuhan diam di atas gunung Sinai, dan awan itu menutupinya enam hari lamanya; pada hari ketujuh dipanggil-Nyalah Musa dari tengah-tengah awan itu.

Penulis surat Ibrani tidak menyuruh kita untuk takut pada Tuhan dengan ketakutan dan gemetaran, tapi menunjukkan bahwa kita terbiasa untuk memandang Tuhan dengan ketakutan.
Seperti Musa.

Ibrani 12:21
Dan sangat mengerikan pemandangan itu, sehingga Musa berkata: “Aku sangat ketakutan dan sangat gemetar.”

Perhatikan apa yang penulis surat Ibrani katakan :

Ibrani 12:18
Sebab kamu tidak datang kepada gunung yang dapat disentuh dan api yang menyala-nyala, kepada kekelaman, kegelapan dan angin badai,

Allah adalah ‘api yang menghanguskan’ di Gunung Sinai.
Tapi, kita TIDAK datang ke gunung itu.

Kita datang ke ‘gunung yang baru’!

Ibrani 12:22
Tetapi kamu sudah datang ke Bukit Sion, ke kota Allah yang hidup, Yerusalem sorgawi dan kepada beribu-ribu malaikat, suatu kumpulan yang meriah,

Di gunung ini Ia adalah Allah YANG HIDUP.

Ibrani 12:23
dan kepada jemaat anak-anak sulung, yang namanya terdaftar di sorga, dan kepada Allah, yang menghakimi semua orang, dan kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi sempurna,

Kepada roh-roh orang-orang benar yang telah menjadi SEMPURNA.
Itu adalah kita.

Frase ‘Allah adalah api yang menghanguskan’ ditujukan kepada orang-orang Ibrani yang menolak keluar dari Yudaisme, dari Taurat, dari Yerusalem.
Yerusalem sudah dihancurkan tahun 70 Masehi beserta seluruh orang yang tidak mau keluar dari kota itu.
Bait Allah dan Yerusalem musnah oleh api.

Ini bukan tentang kita.
Ini tentang orang yang menolak Yesus pada jaman itu.

Dengarlah apa yang Charles Spurgeon katakan ini :

“Dan anda yang telah melampaui tahap berharap dengan gemetar kepada tahap iman yang hidup, saya minta anda katakan demikian.
Saat anda melihatNya menderita, berdarah dan mati, katakan “Demikianlah dosaku dihapuskan”.
Tapi jangan hanya sampai disana.
Saat Anda menyaksikanNya berpeluh, berlelah, hidup dalam penyangkalan Diri, katakan “Demikianlah Taurat sudah digenapi bagiku”.

JIKA ANDA BERHADAPAN DENGAN GUNUNG SINAI SAAT INI,
SAAT ANDA MELIHAT KILAT YANG MENYAMBAR-NYAMBAR DAN PETIR YANG MENGGELEGAR, JANGAN TAKUT!
KATAKAN, “AKU AKAN NAIK DI ATAS PETIR ITU, AKU AKAN BERDIRI TEGAK BERSELUBUNGKAN ANGIN BADAI. DAN AKU AKAN BERCAKAP-CAKAP DENGAN ALLAHKU.
KARENA AKU TIDAK PUNYA ALASAN UNTUK MERASA TAKUT.
PANAH HALILINTAR TIDAK AKAN MEMPAN TERHADAP AKU.
AKU SEMPURNA.
AKU SEPENUHNYA BENAR DI HADAPAN ALLAH OLEH KARENA YESUS KRISTUS.

KATAKAN ITU, ANAK ALLAH!

[Simon Yap : God is a Consuming Fire, no more; 5 February 2015]

https://hischarisisenough.wordpress.com/2015/02/05/god-is-a-consuming-fire-no-more/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s