7 ALASAN KITAB WAHYU TIDAK BERADA DI MASA DEPAN ANDA

image

ALASAN #1

Wahyu 1:1-3 mengungkapkan tujuan pemberian kata-kata nubuat dalam Kitab Wahyu, juga waktunya: “waktunya sudah dekat” dan “apa yang harus segera terjadi.”

Kita harus bertanya kepada diri sendiri apa yang dipahami oleh pembaca pertama kitab ini ketika membaca kata-kata tersebut.

Kata dalam bahasa Yunani untuk “waktu” adalah “kairos.” Artinya waktu yang ditetapkan secara ilahi yang sudah dekat, segera, akan terungkap.

Sudah jelas dari pesan pendahuluannya Kitab Wahyu tidak dimaksudkan untuk digenapi dalam waktu tak terbatas ribuan tahun kemudian di masa depan, tapi dimaksudkan digenapi dalam masa hidup MEREKA (para pembaca pertama kitab ini). Apa yang ditulis dalam Kitab Wahyu akan terjadi segera atas MEREKA. Kecuali jika kita berpikir Yesus dan para malaikat berbohong.

ALASAN #2

Salah satu kenyataan yang paling terbukti dalam sejarah adalah penghancuran kota suci Yerusalem -beserta Bait Allah, sistem keimaman/imamat, dan persembahan korban- oleh Romawi tahun 70 Masehi dalam kobaran api yang menyala-nyala.

Namun banyak sarjana Alkitab modern menganggap seolah peristiwa sepenting itu tidak disinggung oleh para rasul. Sebagaimana ditunjukkan oleh alasan-alasan yang akan disajikan selanjutnya, terdapat banyak referensi dalam Perjanjian Baru yang orang-orang zaman sekarang coba terapkan pada masa depan kita, padahal sebenarnya itu ada di masa depan MEREKA (para rasul).

Maleakhi 4 menubuatkan munculnya seorang “Elia” yang Yesus sebut sebagai Yohanes Pembaptis. Maleakhi mengatakan Elia ini diutus untuk membuat hati bapa-bapa berbalik kepada anak-anaknya dan hati anak-anak kepada bapa-bapanya supaya jangan Allah datang memukul bumi sehingga musnah. Pukulan itu adalah kutukan dari hukum Taurat yang hanya berlaku pada perjanjian Israel.

Perhatikan kata-kata Yohanes Pembaptis:

7Tetapi waktu ia melihat banyak orang Farisi dan orang Saduki datang untuk dibaptis, berkatalah ia kepada mereka: “Hai kamu keturunan ular beludak. Siapakah yang mengatakan kepada kamu, bahwa kamu dapat melarikan diri dari murka yang akan datang? 8Jadi hasilkanlah buah yang sesuai dengan pertobatan. 9Dan janganlah mengira, bahwa kamu dapat berkata dalam hatimu: Abraham adalah bapa kami! Karena aku berkata kepadamu: Allah dapat menjadikan anak-anak bagi Abraham dari batu-batu ini! 10Kapak sudah tersedia pada akar pohon dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api” (Matius 3:7‭-‬10).

Yohanes Pembaptis berbicara tentang murka yang akan terjadi dengan SEGERA (SOON, Yunani: MELLO). Menurut tenses dalam bahasa Yunani, makna segera dalam kata “mello” adalah SUDAH BERADA DI AMBANG KEDATANGAN. Ada murka yang akan datang atas Yerusalem dan murka itu sudah begitu dekat, seperti kapak yang sudah berada pada akar pohon dan seperti api yang siap membakar.

Ini adalah pesan yang sama dengan pesan dalam Kitab Wahyu tentang bahaya yang mendekat atas Yerusalem dan penghakiman yang segera datang atas tanah Israel.

ALASAN #3

Dalam pasal keempat belas Kitab Wahyu kita menemukan Yohanes berbicara tentang orang-orang yang ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung (first-fruit) bagi Allah dan bagi Anak Domba. Mereka adalah the remnant, yakni orang percaya etnis Yahudi yang diselamatkan dari penghancuran Yerusalem (lihat juga Wahyu 7, yang menjelaskan asal mereka dari 12 suku Israel).

Hanya ada satu periode yang bisa disebut FIRST-fruits, yang sulung. Yakni periode abad pertama.

Yakobus 1:1, 18:
Salam dari Yakobus, hamba Allah dan Tuhan Yesus Kristus, kepada kedua belas suku [Israel] di perantauan. … Atas kehendak-Nya sendiri Ia telah menjadikan KITA oleh firman kebenaran, supaya kita pada tingkat yang tertentu menjadi anak sulung [FIRST-FRUITS] di antara semua ciptaan-Nya.”

Wahyu 14:3-4:
Mereka menyanyikan suatu nyanyian baru di hadapan takhta dan di depan keempat makhluk dan tua-tua itu, dan tidak seorang pun yang dapat mempelajari nyanyian itu selain dari pada seratus empat puluh empat ribu orang yang telah ditebus dari bumi itu. Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai KORBAN-KORBAN SULUNG bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.”

ALASAN #4

Hari-hari terakhir (the last days) TIDAK merujuk kepada akhir waktu, tetapi kepada hari-hari terakhir Perjanjian Lama Yerusalem dan sistem hukum Taurat.

Referensi pertama untuk hari-hari terakhir ini, ironisnya, terdapat dalam Kitab Kejadian, yang menuliskan apa yang akan menimpa anak-anak Israel di hari-hari terakhir MEREKA. “Kemudian Yakub memanggil anak-anaknya dan berkata: “Datanglah berkumpul, supaya kuberitahukan kepadamu, apa yang akan menimpa kamu di HARI-HARI TERAKHIR“” (Kejadian 49:1 New King James Version). Supaya kita tahu hal itu benar, perhatikan apa yang Yakub katakan tentang Yehuda dan tentang waktu yang ia maksudkan, pada ayat 10: “Tongkat kerajaan tidak akan beranjak dari Yehuda, atau lambang pemerintahan dari antara kakinya, sampai dia yang berhak atasnya [Shiloh, yakni Yesus] datang; dan kepadanya akan takluk bangsa-bangsa.”

Ulangan 32 New King James Version menunjukkan hal yang sama mengenai kesudahan MEREKA:

20Dan Ia berfirman: “Aku hendak menyembunyikan wajah-Ku dari mereka, Aku akan melihat bagaimana KESUDAHAN MEREKA [Israel sebagai umat perjanjian akan berakhir]. Sebab mereka adalah suatu angkatan yang bengkok, anak-anak yang tidak mempunyai kesetiaan [dikutip oleh Yesus]. 21Mereka telah membangkitkan cemburu-Ku dengan yang bukan Allah; mereka telah membuat Aku menjadi marah dengan berhala bodoh mereka. Tetapi Aku akan membangkitkan cemburu mereka dengan yang bukan umat; Aku akan membuat mereka marah dengan bangsa yang bebal [dikutip oleh Paulus]. 23Aku akan menumpukkan malapetaka ke atas mereka; Aku akan menembakkan anak panah-Ku kepada mereka. 24Mereka akan tidak berdaya karena kelaparan; merana karena penyakit sampar dan penghancuran yang pahit; Aku juga akan melepaskan taring binatang buas kepada mereka; dengan bisa ular yang menjalar di dalam debu. 25Pedang akan membunuh mereka di luar rumah; Dan akan ada kengerian di dalam rumah … 29Oh, seandainya saja mereka bijaksana, tentulah mereka mengerti hal ini, dan memperhatikan KESUDAHAN MEREKA. … 43Bersorak-sorailah, hai bangsa-bangsa, bersama umat-Nya; Sebab Ia membalaskan darah hamba-hamba-Nya, dan membalas dendam kepada lawan-lawan-Nya; Dia akan mengadakan pendamaian bagi tanah-Nya dan bagi umat-Nya.

Apakah Anda tahu kapan semua ini digenapi? Dalam penghancuran Yerusalem tahun 70 Masehi.

Perhatikan …
Wahyu 6:10 Young’s Literal Translation:
dan mereka menangis dengan suara yang keras, berkata: “Sampai kapan, ya Penguasa, yang Kudus dan yang Benar, Engkau tidak menghakimi dan tidak membalaskan darah kami kepada mereka yang diam di tanah itu?

Wahyu 18:24 New King James Version:
Dan di dalamnya terdapat darah nabi-nabi dan orang-orang kudus dan darah semua orang yang dibunuh DI BUMI.”

Apa yang Yesus katakan tentang orang-orang ini?

Matius 23:34-36:
Sebab itu, lihatlah, Aku mengutus kepadamu nabi-nabi, orang-orang bijaksana dan ahli-ahli Taurat: separuh di antara mereka akan kamu bunuh dan kamu salibkan, yang lain akan kamu sesah di rumah-rumah ibadatmu dan kamu aniaya dari kota ke kota, 36sehingga atasmu terganggung AKIBAT PENUMPAHAN DARAH ORANG-ORANG BENAR DI BUMI, mulai dari darah Habel orang benar itu, sampai darah Zakharia anak Berekhya, yang kamu bunuh di antara tempat kudus dan mezbah. 36Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya semuanya ini akan ditanggung ANGKATAN INI!”

Hari-hari terakhir adalah hari-hari terakhir Yerusalem sebelum Bait Allah dihancurkan. Inilah sebabnya penulis Kitab Ibrani (bersama dengan penulis lain Perjanjian Baru) mengatakan,

Ibrani 1:1-2:
Setelah pada zaman dahulu Allah berulang kali dan dalam pelbagai cara berbicara kepada nenek moyang kita dengan perantaraan nabi-nabi, maka pada ZAMAN AKHIR INI Ia telah berbicara kepada kita dengan perantaraan Anak-Nya, yang telah Ia tetapkan sebagai yang berhak menerima segala yang ada. Oleh Dia Allah telah menjadikan alam semesta.”

Dalam Ibrani 9:26 penulis katakan, “Sebab jika demikian Ia harus berulang-ulang menderita sejak dunia ini dijadikan. Tetapi SEKARANG Ia hanya satu kali saja menyatakan diri-Nya, pada ZAMAN AKHIR untuk menghapuskan dosa oleh korban-Nya.” Sebelumnya pada pasal 8 ayat 13 penulis katakan, “Oleh karena Ia berkata-kata tentang perjanjian yang baru, Ia menyatakan yang pertama sebagai perjanjian yang telah menjadi tua. Dan apa yang telah menjadi tua dan usang, telah dekat kepada KEMUSNAHANNYA.
[Perjanjian itu segera akan lenyap karena akan dimusnahkan dalam waktu beberapa tahun lagi]

1 Petrus 1:19-20 New King James Version:
“… melainkan dengan darah yang Kristus yang berharga, yang sama seperti darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat. Ia telah ditetapkan sebelum dunia dijadikan, tetapi baru menyatakan diri-Nya pada ZAMAN AKHIR INI bagi KAMU.”

1 Petrus 4:7:
Tetapi KESUDAHAN SEGALA SESUATU SUDAH DEKAT, karena itu bersungguh-sungguhlah dan berjaga-jagalah dalam doamu.”

ALASAN #5

Kitab Wahyu tidak ditulis pada tahun 90 Masehi, tetapi dalam masa pemerintahan Nero pada akhir tahun 60-an Masehi (sebelum hancurnya Yerusalem)!

Kami menemukan petunjuk yang sangat jelas perihal waktu penulisan Kitab Wahyu dalam Wahyu 17:10: “Ketujuhnya adalah juga tujuh raja: lima di antaranya sudah jatuh, yang satu ada dan yang lain belum datang, dan jika ia datang, ia akan tinggal seketika saja.

Lima di antaranya sudah jatuh …”
Julius Caesar (49-44 Sebelum Masehi)
Augustus (27 Sebelum Masehi-14 Masehi)
Tiberius (14-37 Masehi)
Caligula (37-41 Masehi)
Claudius (41-54 Masehi)

Yang satu ada …”
Nero (54-68 Masehi)

Dan yang lain belum datang, dan jika ia datang, ia akan tinggal seketika saja.
Galba (Juni 68 Masehi-Januari 69 Masehi, memerintah hanya selama enam bulan)

ALASAN #6

“Kota besar” dalam Kitab Wahyu yang dihancurkan bukanlah Kerajaan Babilonia baru, tetapi Yerusalem yang dihancurkan oleh Romawi tahun 70 Masehi.

Dan mayat mereka akan terletak di atas jalan raya kota besar, yang secara rohani disebut Sodom dan Mesir, DI MANA TUHAN KITA DISALIBKAN” (Wahyu 11:8).

Secara rohani, kiasan, dan simbolis kota itu disebut Sodom dan Mesir, namun ketika Yohanes mengidentifikasi kota itu secara geografis ia menyebut kota itu Yerusalem, kota tempat Yesus disalibkan. Jadi yang dimaksud dengan “kota besar” itu sama sekali bukanlah kota di Amerika atau Babel baru di Timur Tengah. KOTA BESAR ITU ADALAH YERUSALEM tahun 70 Masehi.

Dalam nyanyian Musa di Ulangan 32 -yang adalah nyanyian tentang HARI-HARI TERAKHIR MEREKA yang dinyanyikan oleh Israel secara liturgis sepanjang sejarah mereka- secara spesifik dituliskan, “Sesungguhnya, pohon anggur mereka berasal dari pohon anggur Sodom, dan dari kebun-kebun Gomora” (Ulangan 32:32).

Demikian pula Yesaya menggambarkan HARI-HARI TERAKHIR MEREKA, yakni Yerusalem seperti Sodom dalam Yesaya 3:9:

Air muka mereka menyatakan kejahatan mereka, dan SEPERTI ORANG SODOM, mereka dengan terang-terangan menyebut-nyebut dosanya, tidak lagi disembunyikannya. Celakalah orang-orang itu! Sebab mereka mendatangkan malapetaka kepada dirinya sendiri.”

Lalu, kenapa Mesir?

Pertama, karena Yerusalem -seperti yang Paulus katakan dalam Kitab Galatia- berada dalam perbudakan bersama anak-anaknya (yakni perbudakan Taurat, Galatia 4:25). Kedua, seperti halnya atas Mesir, kutukan dan malapetaka akan datang atas Yerusalem. Ketiga, Kitab Wahyu menuliskan terjadinya “keluaran” (eksodus) yang kedua; dengan penghancuran Bait di Yerusalem berarti orang percaya Yahudi, the remnant, akan bebas dari perbudakannya.

Menariknya, dicatat dalam Kitab Wahyu, setelah Babel (Yerusalem) jatuh, di sorga dinyanyikan nyanyian Musa dan Anak Domba!

ALASAN #7

Penggambaran tentang “Kota suci” (Yerusalem) diinjak-injak, pada kenyataannya adalah pengepungan yang dialami kota itu oleh pasukan Romawi selama tiga setengah tahun PADA TAHUN 70 Masehi.

Wahyu 11:2
Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya.”

Daniel 7:25 berbicara tentang periode dalam Kekaisaran Romawi yang disebut sebagai “akhir zaman” (Daniel 8:25-26, 12:4) yang adalah periode “selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

Dua masa = dua tahun
Satu masa = satu tahun
Setengah masa = setengah tahun
Satu masa dan dua masa dan setengah masa = tiga setengah tahun

Empat puluh dua bulan = tiga setengah tahun

Ini adalah periode yang sama dengan yang Yesus sebut sebagai “zaman bangsa-bangsa” (time of the Gentiles) saat Ia menggambarkan hancurnya Yerusalem dalam Lukas 21:20-24:

Apabila kamu melihat Yerusalem dikepung oleh tentara-tentara, ketahuilah, bahwa keruntuhannya sudah dekat. Pada waktu itu orang-orang yang berada di Yudea harus melarikan diri ke pegunungan, dan orang-orang yang berada di dalam kota harus mengungsi, dan orang-orang yang berada di pedusunan jangan masuk lagi ke dalam kota, sebab itulah masa pembalasan di mana akan genap semua yang ada tertulis. Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu! Sebab akan datang kesesakan yang dahsyat atas seluruh negeri dan murka atas bangsa ini, dan mereka akan tewas oleh mata pedang dan dibawa sebagai tawanan ke segala bangsa, dan Yerusalem akan diinjak-injak oleh bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, sampai ZAMAN BANGSA-BANGSA DIGENAPI.”

TIDAK ADA ANIAYA BESAR DI MASA DEPAN YANG PERLU ANDA KUATIRKAN!

Chuck Crisco: 7 Reasons Why the Book of Revelation Is Not In Your Future: #1
http://www.anewdaydawning.com/blog-1/2014/12/19/7-reasons-why-the-book-of-revelation-is-not-in-your-future-1

Chuck Crisco: 7 Reasons Why the Book of Revelation Is Not In Your Future: #2
http://www.anewdaydawning.com/blog-1/2014/12/19/7-reasons-why-the-book-of-revelation-is-not-in-your-future-2

Chuck Crisco: 7 Reasons Why the Book of Revelation Is Not In Your Future: #3
http://www.anewdaydawning.com/blog-1/2014/12/19/7-reasons-why-the-book-of-revelation-is-not-in-your-future-3

Chuck Crisco: 7 Reasons Why the Book of Revelation Is Not In Your Future: #4
http://www.anewdaydawning.com/blog-1/2014/12/19/7-reasons-why-the-book-of-revelation-is-not-in-your-future-4

Chuck Crisco: 7 Reasons Why the Book of Revelation Is Not In Your Future: #5
http://www.anewdaydawning.com/blog-1/2014/12/19/7-reasons-why-the-book-of-revelation-is-not-in-your-future-5

Chuck Crisco: 7 Reasons Why the Book of Revelation Is Not In Your Future: #6
http://www.anewdaydawning.com/blog-1/2014/12/19/7-reasons-why-the-book-of-revelation-is-not-in-your-future-6

Chuck Crisco: 7 Reasons Why the Book of Revelation Is Not In Your Future: #7
http://www.anewdaydawning.com/blog-1/2014/12/19/7-reasons-why-the-book-of-revelation-is-not-in-your-future-7

Advertisements