RAPTURELESS BAB 4. UNSUR-UNSUR DUNIA AKAN HANGUS DALAM NYALA API (Bagian 2)

image

UNSUR-UNSUR DUNIA

Petrus melanjutkan suratnya:

Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya” (2 Petrus 3:12).

Kata dalam bahasa Yunani untuk “unsur dunia” adalah stoicheion. Kata ini hanya muncul lima kali lagi dalam Perjanjian Baru (lihat Galatia 4:3, 9; Kolose 2:8, 20; Ibrani 5:12), dan setiap kali kata ini muncul, merujuk kepada prinsip dasar hukum Musa.

Dalam Galatia, Paulus menyebutkan kata ini dua kali. Pertama, ia menyatakan bahwa orang Yahudi berada di bawah -atau takluk kepada- roh-roh dunia sampai genap waktunya; kemudian dia bertanya kepada pembacanya mengapa mereka ingin kembali kepada roh-roh dunia tersebut.

Demikian pula kita: selama kita belum akil balig, kita di bawah perhambaan roh-roh dunia [elemental spritual forces of the world]” (Galatia 4:3 New International Version).

Tetapi sekarang sesudah kamu mengenal Allah, atau lebih baik, sesudah kamu dikenal Allah, bagaimana mungkin kamu berbalik lagi kepada roh-roh dunia yang lemah dan miskin [weak and beggarly elements], yang kepadanya kamu mau memperhambakan diri lagi?” (Galatia 4:‬9 New King James Version).

Dalam konteksnya, yang dimaksud dengan unsur-unsur dunia adalah ritual dan merayakan hari-hari raya (Galatia 4:9-10). Dengan kata lain, Paulus sedang mencegah pembacanya kembali kepada prinsip-prinsip Taurat (lihat Galatia 5:1).

Dalam Kolose, Paulus juga dua kali menyebut-nyebut tentang “unsur dunia,” mengingatkan pembacanya agar tak membiarkan seorang pun menawan mereka di dalamnya, karena dengan menerima Kristus, mereka sudah mati terhadap unsur-unsur ini; sehingga mereka tidak perlu tunduk kepada hal-hal yang demikian:

Hati-hatilah, supaya jangan ada yang menawan kamu dengan filsafatnya yang kosong dan palsu menurut ajaran turun-temurun dan roh-roh dunia, tetapi tidak menurut Kristus” (Kolose 2:8).

Karena kamu telah mati bersama-sama dengan Kristus terhadap roh-roh dunia ini, mengapakah, seolah-olah kamu masih milik dunia, kamu menaklukkan dirimu pada rupa-rupa peraturannya: “Jangan jamah! Jangan kecap! Jangan sentuh!”? Peraturan-peraturan ini, yang berkaitan dengan benda-benda yang semuanya ditetapkan untuk binasa oleh pemakaian, semata adalah berdasarkan perintah-perintah dan ajaran-ajaran manusia” (Kolose 2:‬20‭-‬22 New International Version).

Konteks surat Paulus ini menjadikan jelas bahwa Paulus mendorong pembacanya untuk tidak membiarkan siapapun menghakimi mereka karena tidak lagi merayakan perayaan atau hari raya dan hari Sabat, karena semua hal itu tak lebih dari bayangan pribadi dan karya Yesus (lihat Kolose 2:16). Lagi-lagi kita melihat unsur-unsur dunia merujuk kepada prinsip-prinsip Yudaisme – dan Paulus mengingatkan pembacanya bahwa peraturan-peraturan ini telah ditetapkan untuk dibinasakan.

Penulis Ibrani juga berkomentar mengenai unsur-unsur dunia,

Pada saat ini harusnya kamu sudah menjadi pengajar, namun kamu masih memerlukan seseorang untuk mengajarkan kembali kepadamu asas-asas [stoicheion] kebenaran [logion] firman Allah. Kamu memerlukan susu, bukan makanan keras” (Ibrani 5:12 New International Version).

Kata dalam bahasa Yunani yang penulis gunakan bagi “kebenaran” (truths) adalah logion, sebuah kata yang pemakaiannya yang lain dalam Perjanjian Baru merujuk kepada perjanjian yang lama (Kisah Para Rasul 7:38; Roma 3:2). Dalam konteksnya, penulis Ibrani mengungkapkan kekecewaannya karena harus mengajarkan kepada pembaca Ibraninya bahwa Taurat pada dasarnya adalah bayangan karya Kristus, dalam upaya memohon agar mereka meninggalkan prinsip Taurat itu demi perjanjian yang baru dan lebih baik (lihat Ibrani 5:12-14; 6:1; 7:22; 10:1).

Dari semua penjelasan ini kita bisa melihat bahwa Rasul Petrus tidak sedang berbicara mengenai penghancuran unsur-unsur pada tabel periodik (yang ditemukan tahun 1869). Yang dibicarakannya adalah penghancuran unsur-unsur Yudaisme.

Diterjemahkan dari buku Jonathan Welton ‘Raptureless’ 1st Edition, 2012.

Versi aslinya dapat dilihat dan diunduh secara gratis pada tautan berikut: https://weltonacademy.com/collections/books/products/raptureless-first-edition-free-download

Advertisements