MENANG ATAS KETAKUTAN ANDA

image

Dalam sebuah pesta makan malam bersama beberapa teman dan orang yang belum saya kenal, saya terlibat percakapan dengan seorang wanita yang baru saja mendapatkan pekerjaan yang diimpikannya.

Perusahaan yang mempekerjakannya adalah perusahaan ideal, menurut wanita itu, dengan gaji yang besar, reputasi yang tak diragukan lagi, dan program pelatihan yang luar biasa. Dia telah berusaha sepanjang hidupnya untuk mendapatkan pekerjaan ini.

“Wow!” Saya berseru. “Anda pasti sangat senang!”

Well, sebenarnya” dia menjawab, “saya sangat takut. Saya merasa paranoid, jangan-jangan saya tidak cukup baik.”

“Ya,” saya berkata. “Tetapi bagaimana jika Anda bukan sedang merasa sangat takut? Bagaimana jika Anda hanya gelisah? Adalah normal merasa gelisah saat berpikir apakah Anda dapat menyesuaikan diri dalam pekerjaan baru dengan rekan kerja baru.”

Dia duduk dan berpikir tentang hal itu. Kemudian dia berkata, “Anda tahu? Benar. Saya hanya gelisah. Tidak apa-apa kan merasa gelisah.”

“Tetapi bagaimana jika Anda sebenarnya bukan sedang gelisah?” saya bertanya lagi. “Perusahaan ini adalah perusahaan besar, kan? Orang-orang yang bekerja di situ adalah para profesional. Mereka pasti telah melihat sesuatu di dalam diri Anda sehingga mereka berpikir pekerjaan itu layak diberikan kepada Anda. Mereka pasti senang Anda bergabung! Ada pelatihan yang bagus, ada dukungan besar – semuanya tersedia di sana untuk Anda. Jadi bagaimana jika, sebenarnya, Anda sedikit cemas, tetapi Anda benar-benar bersemangat tentang apa yang Allah akan lakukan?”

Dia tertawa. “Wow! Anda benar. Perusahaan ini adalah perusahaan besar. Terbaik dari yang terbaik. Mereka pasti telah melihat sesuatu dalam diri saya. Yeah! Sedikit rasa cemas sepertinya tidak apa-apa, karena saya sangat bersemangat sekarang.”

“Tetapi bagaimana jika Anda sebenarnya bukan cemas?” saya melanjutkan. “Bagaimana jika sebenarnya Anda percaya diri dan benar-benar senang? Allah telah memberikan Anda sebuah pekerjaan di perusahaan besar untuk Anda bekerja di situ, untuk memunculkan yang terbaik yang Ia lihat dalam diri Anda. Bagaimana jika secara diam-diam Ia sangat yakin pada kemampuan-Nya membuat Anda menakjubkan, dan bagaimana jika Ia sungguh-sungguh bersukacita akan hasil dari yang Ia lakukan?”

Sambil duduk ia menatap saya, seluruh wajahnya berubah.

“Itu yang akan menjadi identitas saya mulai sekarang,” katanya, tersenyum. “Penuh percaya diri dan sukacita, itulah saya yang baru.”

Hanya dalam tujuh belas menit percakapan kami, dia bisa merombak pikiran dan emosinya dan menempatkan kembali persepsi dirinya sesuai dengan siapa Allah. Tujuh belas menit adalah waktu yang dibutuhkan untuk memindahkan dirinya dari “sangat takut” kepada “penuh percaya diri dan sukacita.”

Banyak dari kita merasakan hal yang sama dengan yang dirasakan wanita ini pada awal percakapan kami. Bahkan dalam situasi yang baik, pikiran pertama kita adalah negatif. Kita merasakan diri kita dikuasai oleh keraguan dan rasa takut, dan kita kesulitan memandang melampaui masalah kita.

Tetapi bagaimana jika Anda bisa melakukan perpindahan yang sama? Bagaimana jika Anda bisa meng-upgrade cara berpikir Anda dan memandang melampaui ketakutan Anda?

Allah ingin mengubah cara berpikir Anda sehingga gaya hidup Anda benar-benar dapat menjadi tempat bertumbuh kasih sayang-Nya bagi Anda. Dia ingin Anda berhenti menyerah kepada pola pikir yang berakar pada ketakutan, harga diri yang rendah, dan kebiasaan buruk. Dia ingin membawa pikiran Anda sejalan dengan siapa Dia dan dengan identitas yang telah Dia berikan kepada Anda.

Dia sedang mengubah pola pikir Anda. Dia sedang membentuk-ulang jalan berpikir Anda, cara Anda memandang hidup dan situasi Anda. Dan Dia berjanji Dia selalu ada bagi Anda, bahkan dalam situasi menakutkan. Yesus berkata, “Bersukacitalah, Aku telah mengalahkan dunia.” Dia telah mengalahkan semua negativitas. Dia telah mengalahkan semua yang merintangi Anda di dunia ini.

Bagaimana jika Anda sungguh-sungguh menggenggam kebenaran ini? Apa yang akan Anda lakukan jika Anda tidak punya rasa takut? Apa yang akan Anda lakukan untuk Allah jika Anda tahu Anda tidak mungkin gagal? Apa yang Anda rencanakan jika Anda yakin Allah menyediakan segala sumberdaya bagi Anda?

Ketika Anda berada di bawah tekanan, seperti apa jadinya jika Anda berpegangan pada siapa Anda di dalam Yesus, bukan pada ketakutan atau kebiasaan dosa Anda?

Saudara terkasih, diri lama Anda yang penuh ketakutan sudah mati. Dia sudah tidak bisa bersuara. Diri Anda yang baru dalam Kristus dibangkitkan sehingga Anda dapat menghadapi keadaan Anda sepenuhnya berbeda. Dengarkan siapa Anda sebenarnya. Biarkan Allah meng-upgrade pola pikir Anda.

Graham Cooke: How to Overcome Your Fear; September 13, 2016.

http://brilliantperspectives.com/how-to-overcome-your-fear/

Advertisements