MENGUBAH PERGUMULAN MENJADI BERDIAM DENGAN TENANG

image

Karena kita mengasihi Allah, kita ingin melakukan apa yang menyenangkan Dia. Tetapi seringnya dalam perjalanan, itikad yang baik itu berubah menjadi pergumulan-ketika kita meletakkan semua tanggung jawab memiliki hubungan yang baik dengan Allah di atas bahu kita. Allah tidak pernah bermaksud menimpakan beban itu kepada Anda. Kuk-Nya enak dan beban-Nya pun ringan!

Rahasia tarian lembut ini versus pergumulan terletak pada siapa yang menggagas hubungan.

Bukan Anda penggagas kehidupan rohani Anda, tetapi Allah.

Kebenaran-Nyalah yang memampukan kita hidup dalam cara yang hanya Dia yang bisa. Kita semata menanggapi kebenaran-Nya dengan menjadi benar karena hidup bersama Dia terlalu indah untuk dihidupi dengan cara lain.

Allah tidak mengharuskan kita mengambil kebenaran-Nya dan menerapkannya ke dalam kehidupan kita.

Sebaliknya, Dia mengajak kita belajar mempraktikkan tinggal di dalam Dia sehingga kehidupan-Nya mengalir melalui kita. Roh Kebenaran adalah Roh Kudus, bukan sekedar sebuah nilai atau prinsip.

Inilah salah satu alasan saya menulis The Nature of Freedom (buku terbaru saya yang rilis hari ini!) sebagai surat pribadi kepada Anda. Isinya adalah sebuah undangan, bukan sebuah pertukaran informasi-suara hati Tuhan yang secara personal meneguhkan Anda bahwa Dia menikmati menjalani kehidupan ini bersama dan melalui Anda. Buku itu berisi dorongan untuk menggantikan sekedar penerapan apa yang telah Anda pelajari dengan sebuah hubungan yang di dalamnya Anda semakin memancarkan kodrat sejati-Nya (karena begitulah kita menjadi segambar dengan Dia menurut 2 Korintus 3:18)!

Berikut ini adalah salah satu paragraf dari buku saya yang menggambarkan hal itu dengan sangat baik …

Kesayangan-Ku, beginilah cara kerja Kami. Aku memberikan damai sejahtera-Ku bagimu-yang tidak sama dengan apa yang diberikan dunia. Dunia akan menempatkan sesuatu di tanganmu untuk engkau pergunakan; sebuah alat, sesuatu yang harus engkau terapkan dan gunakan. Bukan begitu cara dan kehidupan dalam Yesus.

Sebaliknya, Kami memberikanmu HADIRAT. Kami-lah damai sejahteramu! Raja Damai yang mengalahkan semua kekuatiran, kecemasan dan kesukaran. Ketika engkau letih lesu dan berbeban berat, itu karena engkau mencoba menghidupi kehidupan ini dengan kekuatanmu sendiri.

Datang kepada Kami adalah prioritas mutlakmu. Kami akan berikan kelegaan yakni diri Kami sendiri dan mengajarkanmu bagaimana menjadi tenang di dalam Kami.

Hal ini adalah titik balik yang mudah, mengangkat hatimu dalam rasa syukur dan terima kasih untuk keagungan hidup-Ku di dalammu.

Hadirat-Ku akan selalu bersamamu, di dalammu dan bekerja melaluimu. Siapakah yang pernah memberi sesuatu kepada-Ku yang harus dikembalikan lagi kepadanya? Tidak seorang pun, Sayang-Ku. Kami adalah pemberi, Seseorang yang memberikanmu hidup. Hidup ini mengalir dari Kami, melalui Kami dan kembali kepada Kami dalam segala hal.

Semoga hal ini membantu!

Graham Cooke: How to Exchange Striving for Abiding; November 2, 2016.

http://brilliantperspectives.com/striving-for-abiding/

Advertisements