BERJAGA-JAGALAH! …UNTUK APA?

image

“Sampai aku tiba, bertekunlah dalam membaca Kitab-kitab Suci, dalam membangun dan dalam mengajar. Jangan abai menggunakan karunia yang ada padamu, yang telah diberikan kepadamu dengan nubuat lewat penumpangan tangan sidang penatua. Perhatikanlah semuanya itu, dedikasikanlah dirimu melakukannya supaya kemajuanmu nyata kepada semua orang. Awasilah dirimu sendiri dan awasilah ajaranmu. Bertekunlah dalam semuanya itu, karena dengan berbuat begitu engkau akan menyelamatkan dirimu dan semua orang yang mendengar engkau.
(1 Timotius 4:13‭-‬16 New King James Version)

Ini adalah nasihat LANGSUNG Paulus kepada Timotius. Timotius menyelamatkan dirinya dan pendengarnya dari kemurtadan. Bagaimana caranya? Dengan bertekun dalam Firman. Pelayan yang setia yang Paulus bicarakan adalah orang-orang yang bertekun mengajarkan kebenaran Alkitab.

Pada bagian akhir nubuat-Nya tentang akhir zaman (Olivet Discourse) seperti yang tertulis dalam Matius 24, Yesus menekankan pentingnya murid-murid dan orang-orang yang diajar oleh mereka untuk setia memakan makanan kebenaran-Nya.

Siapakah hamba yang setia dan bijaksana, yang diangkat oleh tuannya atas orang-orangnya untuk memberikan mereka makanan pada waktunya? Berbahagialah hamba yang didapati tuannya melakukan tugasnya itu, ketika tuannya kembali. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya tuannya itu akan mengangkat dia menjadi pengawas segala miliknya. Tetapi bila hamba itu jahat dan berkata di dalam hatinya: ‘Tuanku tidak datang-datang,’ lalu ia mulai memukul hamba-hamba lain, dan makan minum bersama para pemabuk, maka tuan hamba itu akan datang pada hari yang tidak diduganya dan pada saat yang tidak diketahuinya, dan akan membunuh dia dan membuat dia senasib dengan orang-orang munafik. Di sanalah akan terdapat ratapan dan kertakan gigi.”
(Matius 24:45‭-‬51 New King James Version)

Ada perbedaan nyata antara hamba yang setia dan hamba yang jahat. Perhatikan hamba yang jahat berkata, “Tuanku tidak datang-datang.” Hamba yang tidak setia ini gagal memberi makan keluarga Allah. Sebaliknya ia mulai memukul mereka, memuaskan nafsunya sepuas-puasnya dengan makan-minum hingga mabuk. Saat kembali, sang tuan menemukan hamba itu gagal dalam tugas utama, dan ia dibunuh.

Hal ini tidak ada hubungan langsung dengan para pelayan di masa kini, walaupun kegagalan kita “memberi makan” kasih karunia-Nya kepada orang-orang telah menimbulkan banyak kebingungan dalam gereja. Ini adalah nubuat Yesus bagi para pemimpin gereja mula-mula untuk tetap di dalam jalur, supaya tidak ikut binasa dalam kehancuran yang berada di depan mata mereka.

Hal ini juga bukan tentang orang-orang tidak percaya akan binasa di neraka. Pesan ini ditujukan bagi orang percaya (pada abad pertama) agar berjaga-jaga dan menanti-nantikan kedatangan-Nya. Dalam Matius 24, kita tahu bahwa Tuhan sedang berbicara kepada murid-murid-Nya. Namun perhatikan apa yang Lukas tambahkan:

Tetapi ketahuilah ini, jika pemilik rumah tahu pukul berapa pencuri akan datang, ia akan berjaga-jaga dan tidak akan membiarkan rumahnya dibongkar. Karena itu hendaklah KAMU juga siap sedia, karena Anak Manusia datang pada saat yang tidak KAMU duga.
(Lukas 12:39‭-‬40 New King James Version)

Perhatikan pula yang Markus tuliskan:

Waspadalah, berjaga-jagalah dan berdoalah; karena kamu tidak tahu kapan waktunya tiba. Hal ini sama seperti seorang yang bepergian ke negeri jauh, yang meninggalkan rumahnya dan menyerahkan tanggung jawab kepada hamba-hambanya, masing-masing dengan tugasnya, dan memerintahkan penunggu pintu supaya berjaga-jaga. Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu kapan pemilik rumah akan pulang: menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta, supaya kalau ia tiba-tiba datang kamu tidak ditemukannya sedang tidur. Apa yang Kukatakan kepada kamu, Kukatakan kepada semua orang: Berjaga-jagalah!
(Markus 13:33‭-‬37 New King James Version)

Nasihat supaya terjaga berarti tetap teguh dan kokoh HANYA dalam kasih karunia Allah. Tertidur berarti kehilangan kesadaran mengenai identitas dan posisi mereka dalam Kristus. Tetap terjaga kepada kebenaran adalah cara mereka bisa lepas dari murka yang akan dicurahkan atas generasi itu.

Tetapi tentang zaman dan masa, saudara-saudara, tidak perlu kutuliskan kepadamu. Karena kamu sendiri sungguh mengetahui bahwa hari Tuhan datang seperti pencuri pada malam. Saat mereka mengatakan: ‘Semuanya damai dan aman,’ maka tiba-tiba kebinasaan menimpa mereka, seperti sakit bersalin menimpa seorang perempuan yang hamil tua; mereka pasti tidak akan luput. Tetapi kamu, saudara-saudara, tidak hidup di dalam kegelapan, sehingga hari itu tiba-tiba mendatangi kamu seperti pencuri. Kamu semua adalah anak-anak terang, dan anak-anak siang: kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.”
(1 Tesalonika 5:1‭-‬5 New King James Version)

Pada ayat ini Paulus menegaskan identitas dan posisi gereja. Gereja adalah anak-anak terang; dan karena itu mereka tetap terjaga.

Oleh karena itu janganlah kita tertidur, seperti orang-orang lain, tetapi berjaga-jaga dan sadar.”
(1 Tesalonika 5:6 New King James Version)

Kata “oleh karena itu” menghubungkan kalimat ini dengan kalimat sebelumnya “kita bukanlah orang-orang malam atau orang-orang kegelapan.” Kata “tidur” yang digunakan dalam kalimat ini adalah katheudō, καθεύδω (G2518) dan kata “berjaga-jaga” yang digunakan adalah grēgoreuō, γρηγορεύω (G1127). Kata-kata yang Paulus gunakan dalam ayat ini adalah sama dengan yang Tuhan kita gunakan dalam perumpamaan tentang hamba yang tidak setia. Yakni tentang orang-orang percaya agar tidak tertidur.

Kewaspadaan orang percaya abad pertama terbayar karena tidak satupun orang Kristen ditemukan tewas dalam malapetaka yang menimpa bangsa itu tahun 70 Masehi.

Hari ini orang percaya MASIH PERLU terjaga terhadap kebenaran dan “memakan” kebenaran itu. Karena hal itu akan membawa perbedaan sangat besar dalam kualitas hidup yang mereka alami. Yang satu menuju kepada kebingungan, sedang yang satu lagi menuju kepada kepenuhan.

Bangunlah dan terjagalah untuk kebenaran dan kasih karunia!

Simeon Edigbe: Watch and Be Ready! … For What?; December 30, 2016.

http://reigninglife.blogspot.co.id/2016/12/watch-and-be-ready-for-what.html?m=1

Advertisements