KEBANGKITAN, BUKAN SALIB  

Roma 5:10

Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!

Banyak teologi kita yang berpusat pada kematian Yesus. Dengan demikian, hidup kita semata-mata jadi terpusat pada kondisi “sudah diperdamaikan.”

Sehingga sebagian besar yang kita khotbahkan adalah mengenai bagaimana “melakukan sesuatu” untuk mempertahankan pendamaian tersebut.

Tetapi Paulus mengatakan agar kita tidak fokus kepada itu. Dalam ayat ini ia memberitahu kita agar fokus kepada kebangkitan.Jika kita fokus kepada kebangkitan, kita menyadari bahwa pendamaian itu adalah perkara yang sudah selesai. Sudah selesai,

Dia juga mengatakan bahwa ketika kita fokus kepada kebangkitan, kita seharusnya tidak lagi mempertanyakan apakah kita selamat. Karena selama Yesus hidup, Anda selamat.

Jika Anda menyadari itu, itulah saatnya Anda benar-benar hidup. Salib adalah kesudahan atau akhir dari hukum Taurat. Anda adalah permulaan kehidupan-Nya.

Ibrani 7:16

Yang menjadi imam bukan berdasarkan peraturan-peraturan manusia, tetapi berdasarkan hidup yang tidak dapat binasa.

Renungan Hari Ini:
Kita diperdamaikan oleh kematian-Nya, tetapi diselamatkan oleh kebangkitan-Nya.
Simon Yap: The Resurrection Not The Cross; December 11, 2015.

https://hischarisisenough.wordpress.com/2015/12/11/the-resurrection-not-the-cross/

Advertisements